Monday, August 31, 2009

TOO SOON OLD, TOO LATE SMART by Gordon Livingston, MD


“Thirty True Things You Need to Know Now"
Publisher: Hodder & Stoughton Ltd.
Halaman: 168 (Inggris)
Belum tersedia dalam Bahasa Indonesia

Saya tertarik dengan buku ini karena saya sedang memikirkan untuk menulis buku, tetapi bingung mau menulis tentang apa. Ide buku ini hanyalah meneceritakan pengalaman hidup pengarangnya. Beliau adalah seorang psychiater yang memiliki pengalaman dengan ratusan pasien dengan ratusan masalah yang berbeda. 30 pelajaran di buku ini benar-benar merupakan pelajaran yang beliau dapatkan melalui interaksi dengan pasien-pasiennya. Ide paling sederhana menulis buku adalah tentang pengalaman pribadi. Saya teringat buku yang saya pernah baca berjudul “Last Lecture”, dengan tema yang sama, bedanya beliau seorang dosen.
Terbayangkan orang yang sudah sampai berkonsultasi kepada seorang psychiater sering kali menghadapi persoalan yang sudah agak berat. Inspirasi dari para pasiennya dicampur knowledge pengarangnya menghasilkan buku ini.
Pembahasannya cukup teknis dan kadang2 terlalu filosofis, namun sangat berharga dan berguna. Beberapa bab yang relevan dengan bisnis kita:

“8. The perfect is the enemy of the good”,

“10. our greatest strengths are our greatest weaknesses”.

“18. There is nothing more pointless, or common, than doing the same things and expecting different results” (CM)

Sunday, August 30, 2009

PUT YOUR DREAM TO THE TEST by John C. Maxwell


Publisher: Thomas Nelson Publishers
Halaman: 234 (Inggris)
Belum tersedia dalam bahasa Indonesia

John Maxwell, guru kepemimpinan, punya keinginan yang besar untuk memberi nilai tambah kepada manusia banyak. Itulah sebabnya beliau mengajarkan tentang kepemimpinan, sehingga apa yang diajarkannya akan memiliki dampak ganda.
Salah satu topik kepemimpinan adalah tentang impian (dreams). Banyak orang memiliki impian, sedikit yang bekerja menuju impiannya, lebih sedikit lagi yang mencapainya.
Buku ini membantu kita mempersiapkan segala sesuatu berhubungan dengan impian kita, sehingga lebih memungkinkan untuk kita mencapai impian.
Kerangka buku ini berdasarkan 10 pertanyaan yang berhubungan dengan impian, sebagai contoh pertanyaan pertama sangat sederhana: “apakah impian kita benar-benar impian kita?”. Pertanyaan ini mempertanyakan kepemilikan dari pada impian kita, apakah ini benar2 yang kita inginkan. Ada kata2 bijak (salah satu "wealth principles" dalam buku Secret of the Millionaire Mind oleh T Harv Eker)yang menyatakan bahwa alasan nomor satu mengapa banyak orang tidak mendapat apa yang diinginkannya, karena mereka tidak tahu apa yang diinginkannya. Maksudnya, mereka tidak punya impian, atau salah impian.
Aspek demi aspek impian dibahas oleh pengarangnya, sampai tuntas.
Semua orang yang memiliki impian dan benar2 ingin mencapai impiannya perlu membaca buku ini. Saya melihat buku ini bagus kalo dibahas (mungkin 1 atau 2 chapternya) dalam LC Weekend, di salah satu sessionnya, begitu relevannya. (CM)

SECRETS OF THE MILLIONAIRE MIND oleh T Harv Eker


"Think rich to get rich"

Publisher: Harper Collins Publishers
Halaman: 210 (Inggris)
Belum tersedia dalam Bahasa Indonesia

Ternyata cara berpikir orang kaya, sangat berbeda dengan cara berpikir orang rata-rata. Buku ini membantu kita untuk berpikir seperti orang kaya. Pengarang buku yakin bahwa tanpa merubah cara berpikir kita, sampai kapanpun kita tidak bisa menjadi orang kaya.
Pengarang menyebutnya “your money blueprint” atau blueprint cara berpikir tentang uang, dan ini sangat ditentukan bagaimana kita diajarkan tentang uang dan pengalaman waktu kecil tentang uang. Kalo Robert Kiyosaki menyebutnya “financial intelligence” atau IQ keuangan. Menurut T Harv Eker itu semua bisa dirubah dengan afirmasi dan reprogramming cara berpikir.
Buku ini penuh dengan prinsip2 kekayaan (wealth principles) yang membantu merubah cara berpikir. Tetapi kerangka buku ini berdasarkan 17 “wealth files” atau berkas kekayaan yang menggambarkan bagaimana orang kaya berpikir dibandingkan dengan orang miskin, dan bagaimana mencapai cara berpikir itu.
Beberapa contoh “wealth principles”: “pendapatan anda hanya bisa berkembang sejauh anda secara pribadi berkembang”, “alasan nomor 1 orang tidak mendapat apa yang dia inginkan adalah karena dia tidak tahu apa yang dia inginkan”.
Beberapa contoh “wealth files”: “ Orang kaya percaya dia merancang kehidupannya, orang miskin percaya kehidupan itu “terjadi” kepadanya”, “Orang kaya berkomit untuk jadi kaya, orang miskin mau jadi kaya”, dan masih banyak yang lain.
Buku ini benar2 bisa merubah kehidupan anda, karena merubah cara berpikir anda!! (CM)

Friday, July 31, 2009

THE TIPPING POINT oleh Malcolm Gladwell


"How little things can make a big difference"
Publisher: Bay Back Books (English)
Tersedia dalam bahasa Indonesia

Yang ini lebih banyak lagi data2 yang mendukungnya...
Buku ini bicara ttg bagaimana hal-hal kecil bisa membuat perubahan besar, bicara tentang epidemi.... epidemi itu bukan hanya ttg penyakit, tapi apapun yang mewabah seperti cerita tentang sepatu model tua yang tiba2 bisa terjual banyak, cerita tentang keberhasilan revolusi amerika yang dimulai dengan "getuk tular", promosi dari mulut ke mulut. cerita tentang memerangi kejahatan dengan menghapus corat-coret (grafity) sampai latar belakang terjadinya epidemi peledakan bunuh diri di mikronesia dan kebiasaan merokok.

Ternyata untuk bisa terjadinya epidemi diperlukan seorang Konektor (Para Penghubung), seorang Maven (Para Bijak Bestari) dan seorang Salesman (Para Penjaja)... dan Faktor Kelekatan dan Konteks terjadinya epidemi....

Belum lagi data yang menarik tentang angka 150, yaitu jumlah orang yang efektif untuk satu komunitas bisa menghasilkan kerja dan komunikasi yang optimal...
Buat mereka yang sanguine memang buku ini agak detail sehingga bisa sedikit stress membacanya...

Buat saya pelajarannya dikaitkan dengan usaha kita :
1. Pengetahuan tentang epidemi ini sangat berguna untuk menciptakan momentum di grup. Saya langsung liat di daftar nama saya kira-kira siapa yang bisa jadi Konektor, Maven dan Salesman.... dan setelah saya liat leader2 saya yang ada, wah betul lho, saya bisa identifikasi mereka!!
2. Begitu membaca angka 150, saya langsung teringat ELC , SP dan EPT.... dulu ELC pernah grupnya harus 120an, sekarang SP kan 150, mungkin suatu hari nanti EPT perlu 150.... kalau lebih dari itu pasti out of influence....Selamat membaca!! (KS)

OUTLIERS oleh Malcolm Gladwell


"The story of Success"
Publisher: Little Brown & Company (English)
Tersedia dalam bahasa Indonesia

Saya baru selesai baca buku "Tipping Point" karangan Malcolm Gradwell
Ini buku ke dua dari penulis yang sama yang saya baca...

Buku yang pertama mungkin sudah pada baca : Outliers
Buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca, kalau jadi RB sayangnya mungkin harganya yang Rp. 60.000,- tidak masuk ya..
Outliers sendiri kalau tidak salah adalah sisi kiri dan kanan 5% dari distribusi gauss...
Dengan ditunjang data-data yang menarik, penulisnya menyajikan fakta2 tentang cerita sukses Bill Gates, Steve Jobs, Bill Joy (pendiri microsystem), the Beatles, dan beberapa yang lain. Orang2 sukses ini ternyata melewati kaidah 10.000 jam atau 10 tahun untuk berhasil di bidangnya masing2. Fakta lain yang menarik adalah kesempatan itu datang bersamaan dengan kesiapan seseorang menangkap kesempatan tersebut, sebagai contoh : mereka yang sukses dibidang bisnis komputer rata2 berusia 20 tahun ketika komputer mainframe berubah menjadi minikomputer... masih banyak lagi analisa cerita orang2 sukses yang ditunjang dengan data2 statistik menarik... Gaya bahasanya bagus membuat kita ingin cepat menyelesaikan buku ini...

Buat saya banyak yang bisa dikaitkan dengan usaha kita, antara lain :
1. Ternyata kalau jam terbang kita sebagai CORE untuk mencapai Diamond 5 tahun ternyata = 10.000 jam !!
2. Kita beruntung karena usaha kita kesempatannya datang setiap saat dan bisa dimulai oleh orang dengan usia berapa saja..
3. Di buku itu disebutkan IQ tidak berperan terlalu besar untuk sukses, sama kan sama usaha kita.. (KS)

Thursday, July 9, 2009

LEADERSHIP AND SELF DECEPTION by Arbinger Institute


"Thinking out of the box"
Pengarangnya Arbinger Institute
Penerbitnya Berrett-Kohler Publishers, Inc dan
Esensi Erlangga Grup (bahasa Indonesia)

Gaya penulisannya seperti Novel, dalam bentuk cerita dialog. Menceritakan satu perusahaan yang CEO nya mendapatkan inspirasi kemudian merubah kultur perusahaannya dengan konsep "Out of the Box".
Perusahaannya saat ini menjadi perusahaan terkemuka di bidangnya dan yang paling menarik bagaimana kultur ini diajarkan secara one on one kepada para leadernya bahkan sampai ke setiap karyawannya. Dibuku ini terjadi dialog yang menarik bagaimana sang CEO mengajarkan kepada leadernya yang baru, dengan contoh yang detail.

Luar biasanya lagi metoda ini bisa digunakan juga dibidang lain seperti misalnya keluarga, lengkap dengan contoh2 riilnya.
Paparannya juga memberikan diagram sederhana bagaimana kita menelaah satu masalah dan bagaimana cara "out of the box"nya. Sangat 'applicable" diterapkan saat kita konsultasi.

Buku ini sebagiannya bisa dibaca on line lewat google books dalam bahasa inggris. (KS)

Monday, June 29, 2009

TRIBES by Seth Godin


"We need you to lead us"

Published by Portfolio (Penguin Group)

147 halaman (Inggris)

Belum tersedia dalam Bahasa Indonesia


Buku ini sebenarnya adalah tentang kepemimpinan (leadership), tetapi pengarang mengawali pembahasan dari kaca mata pengikutnya. Istilah "tribes" digambarkan sebagai sekelompok orang dengan satu ide atau kepentingan atau ketertarikan (interest). Dan istilah "heretic" adalah seorang yang memimpin sebuah "tribe".

Pengarang berpendapat bahwa leadership kini lebih diperlukan dan lebih mudah dimulai, dan dia memberi banyak contoh tentang leader-leader yang memulai gerakan di berbagai bidang. Juga internet memudahkan komunikasi 2 arah antara pemimpin dan pengikut dan antara para pengikut.

Buku ini bertujuan untuk mengajak orang menjadi seorang pemimpin walaupun tidak berisi langkah-langkah konkrit bagaimana melakukannya. Pengarang baru sampai dilevel memotivasi orang untuk bangkit dan memimpin!

"People don't believe what you tell them, they rarely believe what you show them, they often believe what their friends tell them, they always believe what they tell themselves"

Buku ini bisa dibaca (sebagian) di Google Books (CM)